5 Macam Teman Yang Hanya Akan Merugikan Dirimu

1. “Si Oportunis”, teman yang memanfaatkan kebaikanmu demi keuntungan pribadi
Sama seperti menjalin hubungan romantis, dalam hubungan pertemanan juga ada yang namanya saling memberi dan menerima. Sebagai manusia yang baik kamu pasti selalu memberi perhatian dan kepedulian pada temanmu, tanpa mengharap balasan. Namun mengerikannya emang ada orang selalu memanfaatkan kebaikan seperti ini, dia maunya diberi perhatian melulu, tanpa memberi kepedulian yang sepadan pada orang lain. Kamu gak usah heran terhadap orang yang seperti ini, karena kebiasaan ingin selalu menerima sudah tertulis di DNA mereka. Situs Judi Bola Resmi Terpercaya

Jika kebetulan kamu orang yang baik dan perhatian tanpa pamrih, maka orang oportunis seperti ini dengan senang hati berada di dekatmu, menjadi “teman” kamu agar bisa memanfaatkan kemurahan hatimu menjadi keuntungan pribadinya.

2. “Si Manja”, teman kekanak-kanakan yang nggak pernah tumbuh dewasa
Sebenarnya penting bagi kamu dan teman menjaga kobar semangat ala anak-anak di dalam dada kalian. Anak-anak itu bebas, riang, dan gak mau ambil pusing, sifat kekanakan yang sesekali bisa kamu terapkan dalam kehidupan. Tapi akan jadi masalah ketika temanmu selalu kekanakan di seluruh situasi hidupnya. Dia manja, mudah cemberut, merajuk, melancarkan strategi pasif agresif dan selalu bertingkah layaknya korban dalam tiap situasi. Kamu mungkin berpikir, “Gak ada yang sempurna, mungkin dia emang agak ‘spesial’” dan menangani orang yang emosinya labil seperti ini emang gak pernah mudah.

Namun pada tahapan umur tertentu (baca: sekarang) setiap orang harus bisa mengandalkan dirinya untuk dirinya masing-masing, everyman for himself. Dia harus beranggungjawab atas perilakunya sendiri dan mulai melakukan pekerjaan tanpa harus merepotkan orang lain. Jika temanmu ini masih juga manja, gak ada salahnya kalau kamu putuskan untuk mencampakkannya.

3. “Si Pembuat Rencana” yang rencananya tak pernah terwujud
Oke, semua manusia di dunia punya kesibukan, tapi itulah sebabnya kamu rela meluangkan waktu untuk bersama orang yang kamu sayang. Berkumpul bersama mereka itu penting dan sebuah keharusan walaupun cuma sebentar.

Lalu, kenapa kamu buang-buang waktu untuk orang yang bisanya cuma bikin rencana? Masih banyak teman kamu yang lebih penting dan lebih peduli ingin menghabiskan waktunya bersamamu. Mungkin kamu bisa terima jika dia ada urusan mendadak atau perihal keluarga yang mendesak, tapi kalau tiap kali berjanji dia selalu ingkar ‘kan kamu jadi malas juga.

Apa lagi alasan pembatalan janjinya selalu gak jelas dan sepihak. Orang seperti ini menandakan dia gak bisa menghargai waktu kamu, jadi untuk apa kamu menghargai waktunya? Beri prioritas untuk orang yang memprioritaskan dirimu.

4. “Si Tukang Menyudutkan”, teman yang selalu membuatmu merasa bersalah
ia menuntut banyak dari kamu dan ketika kamu gagal memenuhi harapannya, dia akan memastikan kamu merasa menyesal dan bersalah. Seolah-olah kamu gak berusaha sama sekali untuk membahagiakannya, padahal kamu udah memberikan usaha terbaik. Jika kalian berada dalam lingkungan kerjasama tim, dia gak akan segan-segan menunjuk kamu sebagai biang keladi kegagalan tim.

Selain secara gamblang menyalahkan dirimu, ada juga orang yang secara halus mengandalkan kalimat sindiran untuk menempatkan kamu dalam posisi bersalah.

5. “Teman yang Kadar Kepeduliannya Diragukan”, bahkan dia nggak berusaha mengingat tanggal-tanggal penting di hidupmu
Wajar dia gak tahu tanggal ulang tahunmu jika kalian baru beberapa bulan berteman. Teman yang harus kamu pertanyakan keabsahaannya adalah mereka yang udah bertahun-tahun kenal denganmu dan rajin hang out bareng namun gak pernah peduli apakah kamu sedang berulangtahun, baru lulus wawancara kerja, dan dia bahkan gak peduli kamu sedang sehat atau sakit.

Ketika kalian bertemu, dia gak pernah berpikir untuk menanyakan kabarmu? Apa kesibukanmu sekarang dan sebagainya. Yang dia pedulikan hanya dirinya sendiri dan pastinya dia gak akan peduli kalau kamu campakkan sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *